Langsung ke konten utama

Postingan

Tetap bersama. . .

--------------------------------- Amunisi apa yang pertama kali diminta Musa saat diberi tugas maha berat menda'wahi ayah angkatnya sendiri yang durjana level 4? Satu set alusista? Modal bermilyar? Satu peleton pasukan invanteri? Satu korps kavaleri? Tongkat mukjizat? Tidak, tongkat itu Allah yang beri tanpa Musa minta. Tetapi, Musa minta Harun agar membersamainya. Sebab Musa tahu bahwa jalan didepan akan penuh liku tanjak. Apakah mereka selalu rukun canda tawa? Tidak juga. Bahkan pernah Musa saking kesalnya ia pada Harun, hampir meninjunya. Saat ia titipkan kaum israil pada Harun, Harun gagal laksanakan tugas. (QS 20: 92-94) Kita, tidak ada yang sekuat Musa. Tetapi Firaun presiden dzalim, Korun kapitalis serakah, Hamman pejabat busuk, dan Samiri kyai ilmuan sesat telah terkloning sedemikian jumlahnya. Maka kita lebih butuh bersama dibanding butuhnya Musa pada Harun. Itulah ukhuwah. Dan hari ini kita memaknai ukhuwah sebatas makan-makan bersama canda dan tawa. Atau sebatas u...

Mengusir kebosanan

‎ Saudaraku, termasuk bagian dari ajaran Islam adalah mengajak anggota keluarga kita masing-masing untuk bersegera melakukan kebaikan yang disyariatkan Allah dan RasulNya shallallahu ‘alaihi wasallam. Dan, kebaikan terbaik dari perbuatan seorang hamba yang disyariatkan adalah “shalat”, apatahlagi shalat fardhu 5 kali dalam sehari semalam. Nabi bersabda “Dan ketahuilah oleh kalian bahwa sebaik-baik amal-amal kalian adalah shalat.” (HR. Ibnu Majah, no. 277)  Saudaraku, maka kalau Anda merasa bosan kerena terlalu sering menyuruh dan membangunkan keluarga Anda untuk shalat, terutama shalat Subuh, ingatlah firman Allah “Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya.” (QS. Thaha : 132) Ayat ini mengandung motivasi untuk sabar, tabah dan mengusir rasa bosan. Dan, ingatlah pula akan pahala dan balasan bagi orang yang sabar. Allah –selanjutnya- berfirman,   “Kami tida...

Move on

Ada yg bilang hiduplah mengalir seperti air.  Adakah air yg mengalir mundur? Lalu mengapa manusia suka berpikir ke masa lalu? Hari ini saya bertemu dengan satu grup kerja di suatu perusahaan. Saya diminta untuk menjadi grup-coach bagi mereka sepanjang project ini. Pertanyaan yg biasa saya tanyakan di awal sesi coaching: apa target dari project ini. Pertanyaan yg sederhana dan jelas. Namun jawabannya ternyata bisa banyak arah. Grup yg terdiri dari 8 orang ini ternyata punya 8 jawaban yg berbeda-beda. Saya terpana mengagumi betapa uniknya manusia, sekaligus juga terperangah atas keanekaragaman jawaban atas satu tujuan yg seyogianya sama. Bagaimana grup ini akan menjadi tim kerja bila masing2 punya persepsi tujuan yg berbeda-beda? Dan yg paling membuatku terpana adalah bahwa sebagian besar membicarakan masa lalu padahal pertanyaannya adalah tentang masa depan, target.  Ada yg menjawab tentang pengalamannya di masa lalu untuk project serupa. Ada yg menjelaskan tentang perse...

Kisah yg sering di ulang ulang

~Berawal ada seorang pria buta yg membenci dirinya sendiri krn kebutaannya itu. Tdk hanya terhdp dirinya sendiri, ttpi dia jg membenci semua org kecuali kekasihnya seorang. Kekasihnya itu selalu berada disampingnya utk menemani & menghiburnya, Dia berjanji akan menikahi kekasihnya bilamana suatu ketika dia sdh bisa melihat dunia. ~Suatu hari, ada seseorang yg dgn sukarela mendonorkan sepasang mata kepadanya shg akhirnya dia bisa melihat dunia ini lagi dn termasuk bs melihat kekasihnya juga. Kekasihnya bertanya, "Skrg kamu sdh bs melihat dunia. Apakh kamu mau menikah denganku?" Pria itu terguncang hatinya saat melihat bhw kekasihnya ternyata buta. Dia menolak utk menikahinya. kekasihnya begitu kecewa dn akhirnya pergi meninggalkannya dgn hati yg hancur dn berlinang air mata, kemudian dia dgn susah payah menulis secarik kertas yg isinya singkat kpd pria itu,,,, "Sayangku, tolong jaga baik2 kedua bola mataku". ~Kisah di atas memperlihatkan bgmn pikiran manu...

Antara putus asa dan harapan

Allah berfirman, “Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya, tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir” (Yusuf:87) Aku tak pernah membayangkan bahwa keputusasaan menemukan jalan ke dalam hati seorang mukmin yang beriman kepada Allah dan al Quran, meskipun bencana yang dihadapinya begitu besar, beban impitan berbagai kejadian begitu berat, dan berbagai rintangan diletakan di jalannya. Sesungguhnya, al Qur`an menempatkan keputusasaan itu dalam tingkatan kufur dan mensejajarkan putus asa dengan kesesatan. Allah berfirman : “ Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Tuhannya, kecuali orang orang yang sesat.” (al Hijr:56) Sesungguhnya, al Quran menetapkan hokum alam yang tidak dapat diubah, dan system Rabbani yang tidak dapat diganti, sebagai sunatullah, engkau tidak akan menemukan perubahan pada sunatullah. Hari hari selalu berp[utar diantara manusia. Orang yang kuat tidak akan selamanya dalam keadaan kuat sepanj...

Doni yang tidak pintar

Repos t Dari sebelah. Untuk direnungkan: “ Goblok kamu ya…” Kata Suamiku sambil melemparkan buku lapor sekolah Doni. Kulihat suamiku berdiri dari tempat duduknya dan kemudian dia menarik kuping Doni dengan keras. Doni meringis. Tak berapa lama Suamiku pergi kekamar dan keluar kembali membawa penepuk nyamuk. Dengan garang suamiku memukul Doni berkali kali dengan penepuk nyamuk itu. Penepuk nyamuk itu diarahkan kekaki, kemudian ke punggung dan terus , terus. Doni menangis “ Ampun, ayah ..ampun ayah..” Katanya dengan suara terisak isak. Wajahnya memancarkan rasa takut. Dia tidak meraung. Doni ku tegar dengan siksaan itu. Tapi matanya memandangku. Dia membutuhkan perlindunganku. Tapi aku tak sanggup karena aku tahu betul sifat suamiku. “Lihat adik adikmu. Mereka semua pintar pintar sekolah. Mereka rajin belajar. Ini kamu anak tertua malah malas dan tolol Mau jadi apa kamu nanti ?. Mau jadi beban adik adik kamu ya…he “ Kata suamiku dengan su...

3 hal yang tidak boleh di tunda

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mewasiatkan tiga hal yang harus disegerakan. Tidak boleh ditunda-tunda Rasulullah shallallahu ‘alaihu wasallam bersabda: ثَلاثَةٌ يَا عَلِيُّ لاَ تُؤَخِّرْهُنَّ : الصَّلاةُ إِذَا أَتَتْ ، وَالْجَنَازَةُ إِذَا حَضَرَتْ ، وَالأَيِّمُ إِذَا وَجَدَتْ كُفُؤًا “Wahai Ali, ada tiga perkara yang tidak boleh engkau tunda, yakni shalat jika telah tiba waktunya, jenazah apabila telah hadir, dan wanita apabila telah ada calon suami yang sekufu” (HR. Tirmidzi dan Ahmad; hasan) Meskipun dalam hadits ini Rasulullah bersabda kepada Ali bin Abu Thalib radhiyallahu ‘anhu, para ulama menjelaskan bahwa hadits ini berlaku umum untuk seluruh umatnya. Jangan tunda shalat jika telah tiba waktunya Rasulullah mengajarkan umatnya untuk shalat tepat waktu. Bagi laki-laki, berjama’ah di masjid. Banyak orang yang menunda-nunda shalat. Malas ke masjid, malas shalat berjama’ah. Padahal shalat berjama’ah pahalanya berlipat 27 derajat. Sebagian ulama berpendapat shalat jam...