Langsung ke konten utama

Postingan

Anda bisa jadi milyarder dengan pola fikir ini

Liputan6.com, New York - Ada sesuatu yang unik dengan pola pikir miliarder. Namun pola pikir tersebut bisa membawa mereka menjadi orang kaya. Memiliki pola pikir sama seperti para miliader tersebut mungkin tidak menjamin seseorang menjadi kaya. Namun setidaknya dapat memberikan gambaran untuk mulai pendakian Anda menuju puncak kesuksesan. Berikut ini adalah 5 pola pikir miliarder dikutip dari gobankingrates, Senin (17/8/2015): 1. Jiwa Pengusaha Menurut Richard Branson, orang yang mendirikan Virgin Group Ltd, hanya dengan US$ 200, Anda bisa menjadi seorang miliarder. Caranya adalah dengan mencari peluang bisnis yang belum dijalani oleh orang lain. Selain itu, para miliarder juga membuat perhitungan yang matang dan tidak takut untuk mengikuti nalurinya, menginvestasikan banyak waktu, dan bahkan kadang-kadang mengalami kegagalan. Bayangkan dunia akan seperti apa jika jutawan seperti Bill Gates atau Steve Jobs tidak mengikuti naluri bisnis dan ide kreatif mereka? 2. Memiliki Visi ...

Kesempatan menghadapi tantangan

(@Rhenald Kasali) Seorang mahasiswi mengeluh. Dari SD hingga lulus S-1, ia selalu juara. Namun kini, di program S-2, ia begitu kesulitan menghadapi dosennya yang menyepelekannya. Judul tesisnya selalu ditolak tanpa alasan yang jelas. Kalau jadwal bertemu dibatalkan sepihak oleh dosen, ia sulit menerimanya. Sementara itu, teman-temannya, yang cepat selesai, jago mencari celah. Ia menduga, teman-temannya yang tak sepintar dirinya itu "ada main" dengan dosen-dosennya. "Karena mereka tak sepintar aku," ujarnya. Banyak orangtua yang belum menyadari, di balik nilai-nilai tinggi yang dicapai anak-anaknya semasa sekolah, mereka menyandang persoalan besar: kesombongan dan ketidakmampuan menghadapi kesulitan. Bila hal ini saja tak bisa diatasi, maka masa depan ekonominya pun akan sulit.  Mungkin inilah yang perlu dilakukan orangtua dan kaum muda: belajar menghadapi realitas dunia orang dewasa, yaitu kesulitan dan rintangan. Hadiah orangtua Psikolog Stanford University,...

Wahai suami

Apa yang memberatkan wahai hamba Allah! untuk tersenyum / bermuka cerah di depan isterimu ketika masuk menemuinya, agar engkau mendapat pahala dari Allah?!! Apakah yang membebanimu untuk bermuka cerah ketika engkau melihat isteri dan anak-anakmu?!! Engkau akan dapat pahala!! Apakah mengurangi kewibawaanmu wahai hamba Allah! bila engkau mengecup kening isterimu dan bermain-main dengannya?!! Apakah yang memberatkamu menyuapkan satu suapan makanan ke mulut isterimu, hingga engkau mendapat pahala karenanya?!! Apakah sulitnya apabila engkau masuk rumah sambil mengucapkan salam dengan sempurna: Assalamu’alaikum wa rohmatullohi wa barokatuh; hingga engkau mendapatkan 30 kebaikan?!! Apakah yang menyusahkanmu jika engkau berbicara dengan perkataan yang baik kepada isterimu, agar dia meridhaimu, meskipun sedikit berbohong agar ia senang?!! Tanyakanlah tentang isterimu, tanyakanlah keadaannya ketika engkau baru masuk rumah. Aku pikir tidak mengapa dan tidaklah berat bila engkau berk...

Hidup bukan sekedar hidup

Tak perlu hura-hura jika hanya untuk bahagia. Sebab bahagia bisa dirasa meski dengan cara yang sederhana. Keindahan hidup tidak di ukur dari panjang pendeknya umur, tidak juga di ukur dari kaya miskinya orang tetapi dari bagaimana ia mengisi hidupnya. Hidup bukan tentang mendapatkan apa yang kamu inginkan, tapi tentang menghargai apa yang kamu miliki, dan sabar menanti yang akan menghampiri.. Berhenti bertanya bagaimana cara mendapatkan apa yang kamu inginkan, karena jawaban yang akan kamu temukan hanyalah BERUSAHA ! “Janganlah kamu merasa bahwa rizkimu datangnya terlambat. Karena sesunguhnya, tidaklah seorang hamba akan meninggal, hingga telah datang kepadanya rizki terakhir (yang telah ditentukan) untuknya. Maka, tempuhlah jalan yang baik dalam mencari rizki, yaitu dengan mengambil yang halal dan meninggalkan yang haram” (HR Abdur- Razaq, Ibnu Hibban dan Al-Hakim) “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya...

Seorang istri yang membuat suami nya tergila gila

Seorang Ayah bercerita pada anak perempuannya: Suatu hari seorang wanita tua diwawancarai oleh seorang presenter dalam sebuah acara tentang rahasia kebahagiaannya yang tak pernah putus. Apakah hal itu karena ia pintar memasak? Atau karena ia cantik? Atau karena ia bisa melahirkan banyak anak, ataukah karena apa? Wanita itu menjawab : “Sesungguhnya rahasia kabahagiaan suami istri ada di tangan sang istri, tentunya setelah mendapat taufik dari Allah. Seorang istri mampu menjadikan rumahnya laksana surga, juga mampu menjadikannya neraka. Jangan Anda katakan karena harta! Sebab betapa banyak istri kaya raya namun ia rusak karenanya, lalu sang suami meninggalkannya. Jangan pula Anda katakan karena anak-anak! Bukankah banyak istri yang mampu melahirkan banyak anak hingga sepuluh namun sang suami tak mencintainya, bahkan mungkin menceraikannya. Dan betapa banyak istri yang pintar memasak. Di antara mereka ada yang mampu memasak hingga seharian, tapi meskipun begitu ia sering meng...

Orang orang gila yang berakal

Bahlul adalah kata yang biasa kita gunakan untuk mensifati orang yang bodoh, tapi dari mana asal kata itu.....? Dikisahkan, Sesungguhnya BAHLUL seorang yang dikenal sebagai orang gila di zaman Raja Harun Al-Rasyid (Dinasti Abbasiyah). Pada suatu hari Harun Al-Rasyid lewat di pekuburan,  dilihatnya Bahlul sedang duduk disana. Berkata Harun Al-Rasyid kepadanya : "Wahai Bahlul, kapan kamu berakal.. ?", Mendengar itu Bahlul beranjak dari tempatnya dan naik keatas pohon, lalu dia memanggil Harun Al-Rasyid dengan sekuat suaranya dari atas pohon, " Wahai Harun yang gila, kapan engkau sadar.? ", Maka Harun Al-Rasyid menghampiri pohon dengan menunggangi kudanya dan berkata : "Siapa yang gila, aku atau engkau yg selalu duduk dikuburan..?". Bahlul berkata : "Aku berakal dan engkau yang gila", Harun : "Bagaimana itu bisa...?", Bahlul : "Karena aku tau bahwa gedungmu akan hancur dan kuburan ini akan tetap ada,  maka aku memakmur...

Saya ingin menjadi lelaki yang sholeh

Dikisahkan..., seorang lelaki pergi melamar seorang wanita, Calon istrinya bertanya : "Berapa hafalan AlQuranmu?" Dia menjawab, "Saya tidak hafal banyak tapi SAYA INGIN MENJADI LELAKI YANG SHALIH" Dia lalu berkata kepada calon istrinya, "Kalau kamu?" Calonnya menjawab, "Saya hafal juz amma" Kemudian sang wanita sepakat untuk menikah dengannya, ia karena merasa laki-laki yg datang melamar ini adalah orang yang jujur.. Setelah menikah... Sang Istri lalu memintanya untuk membantunya menghafal AlQuran, Sang suami berkata, "Mengapa kita tidak saling membantu dalam menghafal bersama-sama?" Mereka lalu memulai menghafal dengan Surat Maryam kemudian berikutnya dan berikutnya sampai hafalan Qurannya selesai dan mereka berdua mendapat Ijazah hafalan Quran. Kemudian istrinya menawarkan, "Mungkin kita juga bisa memulai menghafal hadits-hadits Bukhari..." Pada sebuah kesempatan ketika sang suami berkunjung kerumah mertuanya, san...